Perusahaan-perusahaan di seluruh dunia semakin cepat berpindah dari tahap pengadopsian strategi Service Oriented Architecture (SOA) ke pengadopsian aktual teknologi dan layanan SOA.
Menurut survei yang dilakukan IBM, tingkat penyebaran SOA kian meningkat. Hal ini mengindikasikan bahwa pemimpin perusahaan ingin mendapatkan manfaat maksimal dari SOA untuk lingkungan bisnis saat ini.
Bila ditilik lebih jauh, SOA adalah sebuah strategi bisnis yang membantu perusahaan menggunakan kembali teknologi yang sudah ada, sehingga mereka dapat lebih mensejajarkan strategi TI dengan kepentingan bisnis, meningkatkan efisiensi, menghemat biaya, meningkatkan produktivitas, dan memungkinkan penciptaan desain bisnis yang lebih bersifat moduler dan global. SOA menjadi semakin populer di antara perusahaan-perusahaan yang ingin mempercepat penghematan biaya dan ROI.
Beberapa temuan utama dari studi ini mengindikasikan bahwa 50% pelanggan yang disurvei saat ini sedang dalam proses menggunakan SOA, sedangkan 27% lainnya melaksanakan proyek perintis. Di samping itu, 42% pelanggan yang disurvei mengatakan SOA adalah prioritas anggaran perusahaan mereka di tahun 2008. Ketika hampir sebagian besar perusahaan mengencangkan ikat pinggang mereka untuk anggaran TI, hal ini merupakan bukti dukungan yang sangat kuat.
Proyek-proyek SOA ini memang tidak dapat dibilang kecil. Sebanyak 60% pelanggan mengindikasikan bahwa proyek SOA yang sedang mereka jalankan mencakup seluruh perusahaan atau paling tidak seluruh departemen. Sementara itu, 96% dari mereka menggambarkan proyek SOA terbaru sebagai hal yang "sangat sukses" atau "cukup sukses" tahun ini.
Beberapa hasil temuan lainnya adalah sebagai berikut:
• Sebanyak 73% pelanggan mengindikasikan bahwa CEO mereka memahami manfaat bisnis dari SOA.
• Sebanyak 45% pelanggan mengindikasikan bahwa mereka menghabiskan 10 hingga 29 persen dari anggaran TI untuk SOA.
"Hasil survei ini mengindikasikan bahwa strategi SOA membantu klien menghantar manfaat ketika mereka beranjak dari tahap pengadopsian ke tahap pemanfaatan," ujar Kustiawan Kusumo, Country Manager, IBM Software Group.
Sementara itu, dalam sebuah studi yang terkait, IBM mensurvei pelanggannya tentang tingkat kematangan penyebaran SOA mereka. Hasil survei itu antara lain:
• SOA yang berfokus pada bisnis berlipat-ganda dari 30% pada tahun 2006 ke lebih dari 70% pada tahun 2007
• Industri perbankan dan asuransi lebih dulu mencapai tingkat kematangan penyebaran SOA
• Meningkatkan fleksibilitas bisnis adalah manfaat utama yang ingin mereka capai dari SOA.
• Kecakapan bisnis menduduki peringkat pertama dalam memilih vendor SOA – naik 24 % tahun-ke-tahun.
• Sebanyak 35% pelanggan mengindikasikan Business Process Management (BPM) sebagai bidang fokus untuk SOA, dengan 32% dari mereka menyatakan penggunaan kembali.
Redaksi SDA Asia Magazine






