SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Sabtu, 11 Oktober 2008, 03:05
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

JAX Asia 2008 - Conference for Enterprise Java, Enterprise Architectures and SOA
Article
Indikator Keberhasilan CIO

Dalam menjalankan bisnis, terdapat indikator keberhasilan penting untuk memajukan profesi CIO, termasuk di ASEAN. Menurut penelitian yang diumumkan INSEAD dan IBM, pengembangan kesadaran, kegesitan, dan kecakapan organisasional membantu mensukseskan bisnis dan profesi CIO. 

Hingga saat ini, kesadaran CIO ASEAN sangat penting untuk menjalankan peran mereka sebagai pemimpin TI. Apalagi CIO juga harus dapat menjadi pemimpin bisnis yang memiliki keunggulan dalam fungsi manajerial, strategis, dan fungsional. Namun sering kali mitra dan klien mereka tidak menyadari manfaat potensial yang diberikan CIO kepada daya saing dan kesuksesan perusahan secara keseluruhan.

Sementara itu, berkaitan dengan kegesitan, perekonomian dunia saat ini ditandai oleh inovasi dan siklus produksi yang lebih pendek dengan reshuffling pimpinan secara terus-menerus di kalangan produsen, vendor, dan pembeli. Akibatnya, keputusan yang relevan harus diambil dalam kurun waktu yang lebih pendek, sehingga meningkatkan tekanan pada CIO.

Pengidentifikasian peluang-peluang baru dalam teknologi, pasar, model bisnis, dan organisasi perusahaan adalah contoh dari berbagai keprihatinan dalam organisasi yang gesit di seluruh dunia. Para CIO memainkan peran penting di sini.

Dengan demikian, salah satu cara untuk menghasilkan CIO yang lebih baik untuk ASEAN adalah dengan memungkinkan mereka mendapatkan kecakapan baru. Melalui survei, CIO ASEAN telah memperluas kecakapan dan minat profesi mereka, sehingga menghasilkan komunikasi yang lebih baik dengan bagian organisasi lainnya, para mitra, klien, dan pemasok.

"Semakin banyak organisasi yang menyadari perlunya menggeser pola pikir mereka tentang peran TI dari sudut pandang tradisional yang menganggap TI sebagai pusat biaya. Paradigma ini harus diubah menjadi pandangan bahwa TI dapat menjadi mesin persaingan yang mendorong pertumbuhan," ujar Paul Moung, Wakil Presiden, IBM Systems & Technology Group/Business Partners, ASEAN.

Di lain pihak, Bruno Lanvin, Direktur Eksekutif, eLab, INSEAD menyatakan, CIO ASEAN beranggapan bahwa mereka harus mendorong kolaborasi yang lebih erat antara TI dan bagian perusahaan lainnya. "Mereka juga merasa bahwa CIO adalah anggota penting dari tim manajemen senior," ujarnya.

Dengan demikian, ke depannya akan semakin banyak organisasi di ASEAN yang menyadari peran strategis TI untuk perusahaan mereka.

Redaksi SDA Asia Magazine

 
Other Article
 
Advertisement Space
 
News
 
Feature