SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Sabtu, 06 September 2008, 00:33
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Feature
Butuh Teknologi Penghemat Energi

Biaya yang dikeluarkan untuk energi, seperti gas alam dan minyak bumi, semakin meningkat. Dalam lima tahun terakhir lonjakannya mencapai tiga kali lipat dan diperkirakan terus meningkat.

Selain itu, karena sumber daya alam memiliki keterbatasan persediaan, banyak pihak yang kemudian ingin menjadi corporate citizen yang bertanggung jawab dengan membantu masyarakat dan kalangan bisnis mendayagunakan energi.

Menurut President dan CEO APC, Laurent Vernerey, pihaknya percaya akan pentingnya efisiensi untuk memaksimalkan return on investment (ROI) dari investasi TI dengan mengurangi penggunaan energi. Vernerey menambahkan, konsep efficient enterprise biasanya menggunakan pendekatan rancangan yang praktis dan mudah dimengerti berdasarkan prinsip kesederhanaan, di mana efisiensi harus diukur secara end-to-end.

Dengan kata lain, sebuah sistem yang mencakup keseluruhan lebih baik daripada pendekatan terpisah secara komponen. Efficient enterprise ini merefleksikan kebutuhan yang timbul dari keharusan untuk mengurangi penggunaan energi, mencegah faktor-faktor yang menyebabkan perubahan iklim, dan keharusan berinvestasi untuk inovasi yang pada akhirnya memberikan manfaat pada pelanggan akan penghematan energi. 

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Gartner (Februari 2008), 50% responden berencana untuk melakukan ekspansi data center dalam tiga tahun ke depan. Sementara itu, lebih dari 40% lebih mengkhawatirkan besarnya pengeluaran dan keterbatasan listrik yang membatasi kemampuan mereka dalam menjalankan bisnis.

Vernerey menambahkan, efisiensi tidak terjadi dengan sendirinya. Efisiensi adalah suatu rangkaian proses yang terencana. Efficient enterprise sendiri menerapkan "4C" (Containing, Coupling the cooling, Components, Capacity), yaitu mengisolasi panas, mengarahkan proses cooling menuju pusat panas, menggunakan komponen-komponen yang sesuai, dan mengatur kapasitas untuk mengoptimalkan efisiensi data center.

Selain itu, efisiensi berguna untuk memastikan data center dapat diatur lebih mudah, bebas limbah, dapat menghemat energi, serta meningkatkan ketersediaan dan posisi bisnis di masa mendatang.

Widia Yurnalis

 
Other Feature
 
Advertisement Space
 
News
 
Article