SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Kamis, 04 Desember 2008, 03:19
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Feature
Bank-bank di Asia Pasifik Tetap Investasi di Sektor TI

Bank-bank di wilayah Asia Pasifik masih terfokus pada investasi di bidang teknologi meski krisis sedang berlangsung di sektor finansial. Kebanyakan CIO bank Asia Pasifik berharap investasi TI akan berkembang pada 2009. Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan badan peneliti independen, IDC mengenai investasi TI di sektor perbankan.

Menurut Michael Araneta, senior research manager, Financial Insights Asia Pasifik, ia memproyeksikan pertumbuhan yang kuat dan mencatat bagian signifikan dalam pertumbuan investasi TI.

Dengan demikian, manajemen biaya sudah cepat bangkit ke posisi atas agenda perusahaan. Menurut Araneta, jalan untuk memicu manajemen finansial adalah dengan memotong pengeluaran tertentu, terutama berkaitan dengan telekomunikasi dan status pegawai kontrak.

Selain itu, dari prediksi finansial yang ada, angka pertumbuhan proyek tergantung pada sinergi teknologi dan area-area bisnis tertentu. Dengan jalur bisnis yang mengambil posisi defensif, momentum untuk berpikir jangka panjang dengan pasaran yang luas dan strategis patut dijadikan alasan.

Michael juga menyatakan, inisiatif TI yang memastikan keberadaan dan performa infrastruktur teknologi yang sudah ada di bank akan menjadi wilayah kunci. Hal ini akan menjadi bagian untuk membelanjakan biaya TI secara signifikan. "Vendor teknologi telah merespon terhadap krisis ini dengan menggabungkan agenda pengaturan biaya dari klien mereka. Hal ini bisa dilihat dari perubahan struktur kontrak," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan penjelasan Shawn Yip, analis pasar dari Financial Insights Asia Pasifik, satu dampak signifikan yang lain dari krisis adalah ketersediaan personil manajemen senior tingkat menengah untuk proyek-proyek di Asia Pasifik. Para eksekutif ini sekarang terikat dalam proyek transformasional yang besar di pasar Eropa dan US. Bahkan jika kontrak diatur dengan basis biaya yang sudah pasti, keterlibatan personil berpengalaman dalam jumlah yang lebih banyak dalam proyek memberikan potongan harga implisit untuk para klien di Asia Pasifik. Mereka mendapatkan orang yang lebih berpengalaman dengan bayaran yang lebih kecil.

Redaksi SDA Asia Magazine

 
Other Feature
 
 
News
 
Article