SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Sabtu, 05 Juli 2008, 08:47
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/2008
      

Write for Us!

Feature
Kelas Sejarah Tentang Web Framework

Pada hari pertama berlangsungnya main conference antara lain terdapat keynote yang dibawakan oleh Craig McClanahan. Ia ikut berpartisipasi pada pengembangan Servlet API, JSP, JSF, serta Tomcat dan Struts, serta ada juga keynote dari Executive Director of the Eclipse Foundation, Mike Milinkovich. Dalam keynote-nya Craig McClanahan mengutarakan sekilas sejarah Java Web framework. Untuk hal tersebut, ia juga menjadi salah satu penutur sejarah yang handal, ia ikut mendampingi sebagian besar kelahiran teknologi ini mulai dari JSP, Struts hingga JSF.

Semuanya berawal dari Servlet API. Produk tersebut memboyong abstraksi dari konsep dasar HTTP, yang diketahui terdapat masalah di dalamnya, yakni semua kode ditulis dalam Java, sebuah rancangan website tidak mungkin dibuat oleh designer pada praktiknya.
 
Lantas hadir JavaServer Pages Specification (JSP), yang versi 1.0-nya telah menawarkan kemungkinan, pengintegrasian konten dinamis dengan bantuan tag khusus dalam situs HTML statis. Selanjutnya masih ada banyak kode Java yang dituliskan ke dalam halaman HTML. Dengan demikian baru berakhir sejak versi 1.1 JSP: Kode Java diklasifikasikan ke dalam kelas berbeda dan dapat dipanggil menggunakan semacam nilai custom tag.

Menurut McClanahan, sejak saat itu terbentuklah dua tipe Web Application Framework, yaitu Framework yang menekankan arsitektur dan semacamnya, yang mengkonsentrasikan diri pada komponen user interface. Sementara itu terdapat kira-kira 50 buah web framework berbasis Java dan tersedia beberapa bantuan pembuat keputusan, yang di antaranya paling tepat untuk menangani masalah aplikasi yang muncul.

Web Application Framework yang baik tidak akan bermasalah, seperti pembuatan business logic atau pemilihan persistence strategy tertentu. Selain itu implementasi business logic yang ada lebih lanjut dimanfaatkan. Potensi AJAX secara substansi tidak menyediakan hal yang baru, seperti di bawah kata kunci tertentu pengimplementasian menjadi semakin besar dan dapat dijangkau dengan lebih efektif lagi bagi para pengembang Web.

Semua tersinkronisasi: Mike Milinkovich tentang Eclipse Callisto
Callisto merupakan sebuah initiatif Eclipse Foundation, yang memiliki tujuan mensukseskan rilis beberapa versi baru dalam waktu bersamaan. Sementara itu penggunaan proyek, yang saling ketergantungan atau pada kolaborasi pemanfaatannya cukup berarti, jelas mengalami penyederhanaan. "Anda seharusnya melihat kejelian webmaster kami, saat kami menyampaikannya kepada Anda, bahwa kami berencana, merilis 10 proyek dalam waktu yang bersamaan“, kata Milinkovich.

Secara terbuka, beragam produk yang ambil bagian pada Callisto jelas menunjukkan tingkat kematangan yang berbeda pula. Sebagai contoh JDT (Java Development Tools) telah stabil dan memberi jaminan sejak bertahun-tahun lalu – tidak heran, dibutuhkan waktu tujuh tahun lamanya untuk proses pengembangannya. Sebaiknya proyek lain malah masih menyandang versi 1.0, dan hal ini, bukanlah akhir dari kiprah. Callisto merupakan satu kesatuan produk, namun bukan kesatuan download terintegrasi.

Proyek tersebut tetap menjaga karakteristiknya dan memiliki tanggung jawab mempertahankan rancangan tujuan yang telah didefinisikannya. Proyek Eclipse bersifat mandiri, namun secara teknis saling bergantung. Oleh karena itu, sinkronisasi rilis yang disandang Callisto sangat penting. Mengapa versi Eclipse terbaru selalu diluncurkan pada 28 Juni? "Karena kami orang Kanada dan mayoritas pengembang inti Eclipse berasal dari Kanada – musim panas kami memiliki hal lain yang harus dikerjakan dari pada mengembangkan Eclipse," jelas Milinkovich.

Callisto menempatkan foundation ini menghadapi rangkaian persaingan. Diawali dengan pertanyaan politis antar manusia hingga ke pertanyaan yang menyangkut jumlah data bermacam mirror dengan performance yang dapat dimengerti tentang web yang dapat di-download. Selanjutnya perlu juga disiplin, yang digambarkan Milinkovich dengan Expecations Management – saat 10 proyek secara bersamaan, terbit dengan update manager seragam dan user interface tertentu. Pengguna mengharapkan produk lengkap terintegrasi tinggi serta berkemampuan penuh. Kemungkinan rilis Callisto pertama tidak dapat mempertahankan tujuan yang telah dijunjung tinggi.

Links:
• http://www.jax.de/
• http://www.eakon.de/
• http://www.eclipseforumeurope.com/
• http://www.jax-award.com/

 
Other Feature
 
Advertisement Space
 
News
 
Article
M.Tech! Your Preferred i-Security Partner