IBM umumkan kehadiran perangkat lunak baru yang dapat mentransformasikan cara berkolaborasi dengan mitra, pemasok, pelanggan, dan karyawan. Perangkat lunak ini menggunakan teknologi kolaborasi IBM Jazz untuk membantu tim yang tersebar di berbagai letak geografis.
"Agar berhasil dalam sebuah lingkungan yang terintegrasi secara global, organisasi harus mentransformasikan cara mereka berkolaborasi," tutur Kustiawan Kusumo, Country Manager, IBM Software Group. Menurutnya, platform IBM Jazz meruntuhkan kendala lokasi, infrastruktur, dan organisasional.
Sementara itu, menurut Forrester Research, hanya 37% stakeholder puas dengan tempo pengembangan aplikasi internal dan hanya 42% yang puas dengan kualitasnya. Menurut riset tersebut, platform IBM Jazz yang baru dapat mentransformasikan proses penghantaran piranti lunak menjadi sebuah kesatuan terintegrasi meliputi manusia, proses, dan proyek yang dinamis.
Widia Yurnalis






