CDMA Development Group (CDG) sukses melakukan uji coba Open Market Handset (OMH). Uji coba ini dilakukan bersama Bakrie Telecom dan Mobile-8 Telecom di Indonesia.
"Indonesia memperoleh manfaat dari layanan 3G yang tersedia pada low-end handset CDMA2000," ujar Perry LaForge, executive director CDG. Menurutnya, inisiatif OMH akan menekan harga handset dengan menyediakan fleksibilitas yang lebih besar dalam menghadirkan perangkat dan layanan open market yang bersifat independen dari jaringan serta perangkat.
Sementara itu, ketersediaan komersial perangkat umum tahun ini akan mendorong perkembangan CDMA yang pesat di Indonesia. Selain itu, manfaat supply chain pun diperkirakan akan meningkat di negara-negara berkembang lainnya di seluruh dunia.
Keberhasilan uji coba OMH Indonesia merupakan milestone bagi para operator CDMA yang ingin mengembangkan ragam perangkat dan layanan sekaligus menekan biaya distribusi dan inventaris. Dengan menggunakan OMH-capable R-UIM untuk menyediakan seluruh layanan data, para operator dapat mendukung desain hardware dan software generik yang sama di semua handset.
OMH memungkinkan informasi konfigurasi operator dan persyaratan pelanggan yang spesifik untuk dipindahkan dari onboard memory handset CDMA menjadi Removable User Identity Module (R-UIM) atau smartcard.
Widia Yurnalis





