HP mengumumkan produk dan layanan untuk membantu transformasi pusat data. Transformasi ini dilakukan dari aset fisik yang berdiri sendiri menjadi infrastruktur adaptif dan virtual.
Penelitian terbaru yang dilaksanakan HP menunjukkan, lebih dari sepertiga staf TI yakin bahwa dalam dua hingga lima tahun mendatang pusat data mereka tidak akan mampu mengejar tuntutan bisnis, terutama berkaitan dengan layanan dan aplikasi yang makin berkembang.
"Dewasa ini para pengguna menghadapi berbagai macam tantangan, mulai dari ledakan data, sumber daya mobile yang makin berkembang, serta kebutuhan akses terhadap informasi secara real-time," ujar Uday Kumaraswami, Vice President, Consulting and Integration, HP Services, Technology Solutions Group, APJ. Ia menambahkan, HP membuat kualifikasi papan atas untuk dapat membantu staf CIO mengubah cara mereka membangun, mengelola, serta mengoperasikan pusat data.
Widia Yurnalis





