Ericsson menggandeng PBB dalam kemitraan untuk mengantarkan berbagai aplikasi mobile-health dan layanan m-health. Selain itu, pengobatan jarak jauh (telemedicine) untuk wilayah pedesaan di Afrika juga direncanakan hadir dalam program bersama PBB tersebut.
Menurut Carl-Henric Svanberg, Presiden dan CEO Ericsson, telekomunikasi memainkan peran yang sangat vital dalam memfasilitasi akses ke layanan kesehatan, sehingga akan mengakhiri lingkaran kemiskinan dan memberdayakan komunitas untuk meningkatkan taraf sosial dan ekonomi mereka.
Sementara itu, Amir Dossal, Direktur Eksekutif PBB untuk Kemitraan mengatakan, PBB melihat Ericsson sebagai mitra strategis dalam mengembangan bidang kesehatan digital ini.
Komunikasi bergerak terbukti mampu menciptakan perubahan yang positif bagi masyarakat di negara berkembang. Hal ini memungkinkan akses yang hemat biaya, terutama pada area pedesaan yang mempunyai prasarana terbatas.
Sebagai perbandingan, di India dan Bangladesh, masyarakat dengan tingkat pendapatan rata-rata sebesar USD 1,25 per hari di India dan Bangladesh dapat memiliki akses ke perawatan medis dengan bantuan koneksi komunikasi bergerak.
Widia Yurnalis





